Kejari Bojonegoro Bidik Beberapa Perkara Dugaan Korupsi

Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro mengadakan kegiatan Coffee Morning bersama sejumlah Media Nasional, Regional maupun Lokal di Bojonegoro, Jumat (19/06/2020). Bapak Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), Sutikno, SH, MH, dalam forum tersebut menyampaikan Kinerja Kejari Bojonegoro.

Penanganan perkara baik pidana umum (Pidum) dan Pidana Khusus (Pidsus) disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Bojonegoro. Mulai Januari hingga Juni 2020, Kejari menerima SPDP sebanyak 141. Beberapa dugaan korupsi juga disampaikan.

Misalnya, perkara perkembangan penyelidikan yang melibatkan mantan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Amir Syahid yang sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Perkara ini masih dalam proses penyelidikan dimana prosesnya belum naik ke tahap panyidikan.

Selanjutnya, perkara yang meyangkut mantan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro, Dandi Suprayitno. Bapak Kejari, Sutikno, SH, MH menyampaikan bahwa dalam hal kasus ini masih mengambang alias masih mentah.

“Perkembangan proyek beton rigid Taji Bakalan sudah naik ke tahap penyidikan,” kata Bapak Kajari. Selain itu Bapak Kajari juga mengungkapkan terkait pengembalian kerugian keuangan negara perkara BIMTEK 2012 yang menyeret puluhan mantan anggota DPRD Bojonegoro kala itu dianggap telah selesai mengembalikan. Meskipun pengembalian sejumlah uang kerugian negara ada yang dicicil.

Bapak Kajari juga menyebut Proyek beton rigit Ngasem – Dander wilayah Kabupaten Bojonegoro. Namun, dugaan kerugian negara telah dikembalikan terlebih dahulu. Sehingga dalam perkara itu, tidak ditimbulkan kerugian negara. Alhasil, penyelidikan tidak diteruskan.

Lalu, perkara cek dam di Desa Pilanggede, Kecamatan Balen Bojonegoro yang pernah diselidiki Kejari Bojonegoro, kini perkembangannya bahwa proses penyelidikannya bakal dihentikan. Namun, pihak Kejari masih berkordinasi dengan ahli.

Kajari Bojonegoro menambahkan, bahwa Coffee Morning ini bakal rutin dilakukan. Namun peksanaannya bakal menyesuaikan. Bapak Kajari berharap, sinergitas ini agar terus terjaga. Sehingga, dapat berkolaborasi, baik proses pencegahan dan penegakan hukum. “Mudah-mudahan sinergitas ini terus berjalan dengan baik,” harap Beliau.

No Response

Leave a reply "Kejari Bojonegoro Bidik Beberapa Perkara Dugaan Korupsi"